Mesiu dan Darah (Bagian 5)
Lee segera meraih senapannya dan berlindung di balik pintu gerbong. Baku tembak tak terelakkan. Seiring kereta yang terus bergerak menambah kecepatannya, Lee dan seluruh anggota pasukan khusus saling bertukar tembakan peluru. 1 orang jatuh, 2 orang jatuh. Lee berhasil menembaki 2 orang anggota pasukan yang berusaha memperingatkan masinis untuk menghentikan kereta tersebut. Namun jumlah mereka yang banyak menjadi kendala tersendiri bagi Lee. Cepat atau lambat, Lee akan terdesak. Dia harus cepat memikirkan cara mengalahkan orang-orang ini. “Lee!! Begitu aku lempar segera tembak!” , suara yang sangat dikenalnya berteriak dari belakang. Ascott telah kembali sehat dan berdiri memegang 2 proyektil Howitzer di tangannya. Dia bersiap melempar. Lee paham rencana yang ada di pikiran Ascott. “Baiklah. Lempar!” Kereta semakin jauh. Mata Letnan Kim tertuju pada peti kayu yang berisi senapan khusus jarah jauh di depannya. “Tetap tembaki mereka!” , Sang Letnan langsung berlari ke arah peti k...