Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

A Samurai in Time: Sebuah Refleksi Sinema Independen dari Negeri Matahari Terbit

Gambar
Dewasa ini semakin banyak orang yang mengatakan bahwa sangat mudah untuk membuat film sendiri. Bermodalkan kamera handphone dan situs atau aplikasi semacam tiktok atau youtube, seseorang dapat mulai membuat video dan film lalu mengedarkannya ke khalayak luas melalui internet. Beberapa bahkan berani berikrar bahwa era menonton film di bioskop bakal segera mati. Namun, pada kenyataannya membuat film dan berharap banyak orang menonton karya kita tidak semudah membalikkan telapak tangan. Istilah viral saat ini ramai dilontarkan untuk mengkategorikan media, khususnya video dan musik, yang “dikonsumsi” oleh banyak orang dalam waktu singkat. Sayangnya tidak semua media yang dibuat tiap harinya bisa mencapai mencapai tingkat “viral” ini. Kerap kali kita tidak bisa memprediksi kapan dan media apa yang bakal populer atau menjadi viral. Hal yang sama juga berlaku untuk film. Berbeda dengan film-film bioskop berskala besar yang memiliki budget, infrastruktur, dan dukungan yang mumpuni dari studio ...

Dilema Pelukis Bernama “Kecerdasan Buatan”

Gambar
Di era modern saat ini kita mendengar jargon-jargon baru bermunculan seperti Industri 4.0, Web of Things, Blockchain, Metaverse, Machine Learning, dan sebangsanya. Salah satu jargon yang belakangan sering muncul dari mulut orang-orang adalah Artificial Intelligence (AI). AI atau yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia sebagai Kecerdasan Buatan bukanlah istilah baru. Kita sering mendengar istilah ini dalam film, novel, hingga berita TV selama bertahun-tahun. Bila ditelusuri maka kita akan menemukan bahwa AI telah banyak dibahas sejak komputer mulai diperkenalkan ke khalayak umum di penghujung abad ke-20.   AI dalam cerita fiksi ilmiah kerap kali digambarkan sebagai kemajuan atau ancaman bagi peradaban manusia. Namun, di dunia nyata AI ditempatkan sebagai terobosan yang secara teoritis bakal membantu manusia dalam mengerjakan banyak hal, mulai dari perhitungan dan pemodelan hingga operasional mesin dan teknologi baru. Hal-hal yang tergolong kompleks dapat dikerjakan lebih cepat ...

Menelisik Dunia Virtual Sandbox

Gambar
Sandbox atau bak pasir merupakan salah satu wahana permainan bagi anak-anak, khususnya di bangku Taman Kanak-kanak (TK), untuk mewujudkan imajinasinya membangun istana pasir dan sebangsanya. Bermain dengan pasir biasanya dilakukan oleh pantai. Namun dengan hadirnya bak pasir, seorang anak dapat menciptakan berbagai macam hal seperti bukit, istana, kolam hingga kota dalam khayalan mereka tanpa harus pergi ke pantai. Istilah “Sandbox” juga digunakan untuk menggambarkan konsep dimana programmer komputer membangun dunia virtual yang bebas dijelajahi dari ujung ke ujung dalam sebuah gim video.   Contoh Sandbox/Open World Game Berbeda dengan film atau animasi dimana penonton hanya dapat menikmati “dunia” yang tersaji di depan layar mereka secara pasif atau hanya satu arah, gim video memungkinkan interaksi aktif antara pemain dengan dunia virtual. Pada awal mulanya interaksi semacam ini terbatas dilakukan pada arena atau dunia yang cenderung linear. Namun seiring perkembangan teknologi, d...

Killers of The Flower Moon: Sebuah Ulasan Buku (& Film)

Gambar
Berbeda dengan ulasan/ review biasanya yang fokus membahas film, kali ini saya mencoba menulis ulasan buku. Namun bukan sembarang buku. Judul buku kali ini masih berkaitan dengan dunia perfilman, khususnya tentang tren dan proses adaptasi film yang diangkat dari karya literatur di Hollywood. Buku tersebut berjudul “ Killers of The Flower Moon ”, karya David Grann.     David Grann merupakan penulis dan jurnalis untuk majalah New Yorker. Dia merilis buku pertamanya tentang investigasi misteri menghilangnya penjelajah Inggris, Percy Fawcett, di hutan Amazon dalam buku “The Lost City of Z: A tale of Deadly Obsession in the Amazon” pada tahun 2009. Buku ini kemudian diadaptasi menjadi film berjudul sama yang disutradarai James Gray dan dibintangi Charlie Hunnam pada 2017. Kesuksesan adaptasi bukunya ini yang lalu mengundang perhatian elit Hollywood untuk mencoba mengangkat karya tulisnya yang lain menjadi film.     Dua artikel berita y...

Fenomena Mogok Kerja Penulis Industri Film dan Televisi Modern

Gambar
Mogok kerja merupakan fenomena yang umum ditemui di lingkungan kerja sejak dulu kala, khususnya di bidang industri. Pekerja rendahan atau buruh merupakan nadi utama jalannya produksi barang dan jasa. Sayangnya, buruh kerap kali disepelekan oleh perusahaan dan institusi yang mempekerjakan mereka. Mulai dari upah atau gaji yang kecil, jadwal kerja yang ketat, lingkungan yang tidak kondusif dan sebagainya. Jadi wajar bila kita mendengar kabar adanya demonstrasi buruh hingga mogok kerja dari waktu ke waktu. Namun, bagaimana jadinya bila yang melakukannya bukanlah buruh pabrik, melainkan penulis hingga bintang film?     Baru-baru ini di awal bulan Mei 2023, kita mendengar berita tentang berlangsungnya aksi mogok kerja di industri perfilman Amerika Serikat , terutama di Hollywood. Ini merupakan bagian dari aksi jangka panjang yang digaungkan oleh Writers Guild of America (WGA), wadah organisasi atau persatuan penulis skenario dan skrip di Amerika Serikat. WGA menaungi pekerja s...

Jalan Berliku Legalitas & Penjualan Video Games di Indonesia - Bagian 2

Gambar
Steam dan Platform Toko (Storefront) Online Steam merupakan aplikasi proprietary (berlisensi) milik perusahan gim Valve yang bermula sebagai perantara untuk update game buatan Valve (Half-Life, Counter Strike) sebelum akhirnya berkembang menjadi toko digital untuk penjualan resmi video games PC. Diluncurkan pada 12 September 2003, Steam merupakan salah satu metode Valve untuk memerangi pembajakan software buatan mereka via pengecekan lisensi gim yang terkoneksi ke internet sekaligus menawarkan update konten baru secara berkala dan menghubungkan pemain dari berbagai belahan dunia via sesi gaming online. Seiring waktu, Valve memperluas katalog produk mereka dengan menjual gim buatan perusahaan lainnya via Steam.   Games For Windows Live (GFWL) buatan Microsoft juga menjadi salah satu toko digital yang menjual gim PC resmi dan menghubungkan pemain online. Sayangnya berbeda dengan Steam yang terus mengalami pemutakhiran dan pujian berkat kontribusi penggunanya, GFWL cukup “dibenci” ole...

Jalan Berliku Legalitas & Penjualan Video Games di Indonesia - Bagian 1

Gambar
"Sebuah catatan sederhana yang terdiri dari dua bagian" Video Games atau Gim Video merupakan media hiburan yang berkembang pesat di Indonesia. Dari sekedar mesin arcade atau “ding dong” yang merajalela di era 80an, sekarang video games tersebar di berbagai lini mulai dari mesin konsol Playstation Xbox, dan Nintendo yang bisa dimainkan di TV; komputer rumahan; hingga smartphones bertenaga android dan iOS. Bahkan video games juga dapat ditemukan dengan mudah pada teknologi yang masih cukup belia semacam Virtual Reality (VR). Semua orang bisa memainkan beragam gim, dari gim sinematik dengan budget & kualitas produksi tinggi semacam The Last of Us dan God of War Ragnarok, hingga game online HP yang bisa dimainkan beramai-ramai seperti Mobile Legends dan Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG). Bila melihat satu-dua dekade kebelakang, mungkin tidak banyak yang menyangka gim akan berkembang sejauh ini. Sesuai judulnya, artikel ini tidak akan membahas mengenai teknis perkembangan ...